Bootstrap

Kita Dimaksudkan untuk Bergantung pada Kecukupan Allah…

Artikel / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Hope and help in gods provision

Kita dimaksudkan untuk bergantung pada kecukupan Allah, artinya, kita harus mengandalkan Dia untuk mencukupi kebutuhan kita ketika kemampuan kita sendiri tidak memadai.

Mukjizat ketika Yesus memberi makan lima ribu orang adalah contoh alkitabiah paling tepat tentang Allah yang mencukupi ketika kemampuan kita sendiri tidak memadai. Sekumpulan orang banyak mengikuti Yesus ketika Dia pergi ke tempat terpencil. Lalu mereka lapar, tetapi tidak ada tempat untuk membeli makanan dan tidak ada uang juga untuk membelinya. Salah seorang murid menemukan seorang anak laki-laki yang hanya memiliki lima roti gandum dan dua ikan. Yesus menerima bekal yang sedikit itu, mengucap syukur, dan menyuruh membagikannya kepada seluruh orang banyak itu, seolah-olah makanan itu untuk ribuan orang. Ajaibnya, setiap orang di antara ribuan orang itu dapat mengambil sebanyak yang mereka inginkan. “Setelah mereka kenyang, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, ‘Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih, supaya tidak ada yang terbuang’.” (Yohanes 6:11-12). Dan ketika mereka melakukannya, mereka mengisi penuh dua belas bakul. (Yohanes 6:1-14; lihat juga Matius 14:13-21, Markus 6:30-44, dan Lukas 9:10-17).

Allah senang mengisi kekurangan kita. Ini menjadi pengingat bahwa tidak seorang pun dari kita mampu mencukupi dirinya sendiri. Allah-lah pemelihara dan penyedia kebutuhan kita.