Kita Membuat Janji-janji
Artikel / Dibuat oleh Proyek Teologi KerjaAllah adalah Allah yang membuat janji dan perjanjian. Cerita Alkitab adalah cerita tentang janji-janji Allah yang ditepati. Manusia diciptakan menurut gambar-Nya, dan karenanya kita memiliki cerita-cerita Alkitab tentang manusia yang membuat janji kepada satu sama lain. Contohnya, cerita Rut bergantung pada janji-janji di antara orang-orang dari bangsa yang berbeda (Rut 1:16-18). Paulus merujuk pada janji-janji manusia di Galatia 3:15. Manusia diciptakan untuk dapat membuat dan menepati janji kepada satu sama lain.
Setiap instrumen keuangan adalah janji di antara dua pihak atau lebih, yang tidak akan mungkin terjadi jika janji-janji bukan bagian dari ciptaan Allah. Pinjaman hipotek (Kredit Pemilikan Rumah) adalah janji untuk membayar sejumlah uang tertentu setiap bulan. Selembar saham adalah janji untuk menerima dividen (pembagian keuntungan) di masa mendatang dan hak untuk memilih anggota dewan. Dalam ekonomi modern, beberapa janji kita cenderung menjadi sangat rumit dan rinci sehingga biasanya dibuat tertulis. Tetapi perjanjian tertulis ini pada dasarnya menunjukkan kemampuan kita yang diciptakan untuk membuat dan menepati janji. Kemampuan ini begitu sentral dalam keuangan sehingga Alkitab mengajar kita untuk tidak berjanji berlebihan dalam keuangan kita (Amsal 22:26-27).
