Bootstrap

Kita Menciptakan Sumber Daya untuk Masa Depan Yang Tidak Kita Ketahui

Artikel / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
2218190

Allah menciptakan risiko karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan (Pengkhotbah 8:7). Tetapi Allah menciptakan kita dengan kemampuan untuk memengaruhi kejadian-kejadian di masa depan, khususnya dengan kemampuan menciptakan hal-hal baru yang akan terwujud di masa depan. Miller menguraikan tiga pandangan tentang risiko, dan yang ketiga adalah “penciptaan peluang” di mana imajinasi dan kreativitas manusia membuat masa depan tak bisa diprediksi karena kita mungkin—atau mungkin tidak—dapat mewujudkan sesuatu yang sebelumnya tidak ada.[1] Selaras dengan ini, Buchanan dan Vanberg (1991) berpendapat bahwa pasar paling baik dipahami sebagai proses kreatif, bukan proses penemuan atau pengalokasian.[2] Menurut rancangan Allah, masa depan bukanlah hal yang sudah pasti, tetapi proses yang masih berlangsung yang dipengaruhi oleh pilihan manusia.

Risiko ini sangat berdampak pada keputusan-keputusan keuangan.[3] Sebagian besar instrumen keuangan dan penetapan harga instrumen menunjukkan ketidakpastian ini. Pengajuan pinjaman ditolak karena ketidakpastian, atau diberi harga lebih tinggi untuk mengimbangi persentase yang diperkirakan gagal. Harga saham naik turun karena ketidakpastian. Perjanjian utang disertai syarat pelaporan dan jaminan karena ketidakpastian. Pasar-pasar keuangan sangat dipersulit oleh ketidakpastian, meskipun memberi manfaat yang besar juga bagi masyarakat karena risiko itu bisa dikelola dan dialokasikan- kembali melalui mekanisme keuangan.