Bootstrap

Apa Artinya Ini dalam Pekerjaan Manusia Sehari-hari?

Artikel / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Estee janssens zni0zgb3bk Q unsplash
Doa Bertiga Pada Waktu Istirahat Makan

Doa Bertiga Terkait Pekerjaan: Tiga orang bertemu dalam kelompok hanya sekitar setengah jam untuk saling mendoakan pada waktu sarapan, makan siang, atau makan malam. Idealnya mereka semua bekerja di lembaga yang sama, atau setidaknya di bidang yang sama. Mereka berdoa secara khusus untuk pekerjaan, tempat kerja, dan rekan kerja satu sama lain.

Pemahaman tentang kerja yang terpadu dari perspektif Alkitab perlu mencakup pengertian yang jelas tentang vokasi atau panggilan orang Kristen. Sebagai orang Kristen, kita pertama-tama dipanggil untuk menemukan identitas kita dalam relasi kita dengan Allah. Inilah panggilan utama kita. Kita dipanggil untuk “menjadi bagian” dan “berada” dalam relasi dengan Allah melalui Yesus, dan kemudian kita dipanggil untuk 'bertindak' dan mengikut Yesus dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk pekerjaan kita sehari-hari. Panggilan ini berpusat pada Yesus, bukan pada pekerjaan yang kita lakukan. Pada saat yang sama, panggilan ini bukan pemuridan yang terpisah dari pekerjaan kita, tetapi panggilan untuk mengikut Yesus dalam seluruh aktivitas kita sehari-hari— dalam tugas-tugas rumah tangga, kegiatan sukarela dan pelayanan gereja, termasuk juga pekerjaan. Panggilan kita bukan hanya tentang pekerjaan kita, tetapi tentang aktivitas seluruh hidup kita, tentang menjadi pengikut Yesus dalam segala sesuatu yang kita lakukan.

Sebagaimana panggilan kita dalam Kristus menuntun kita dalam pekerjaan sehari-hari, menerapkan iman dalam pekerjaan sehari-hari menolong kita bertumbuh secara rohani. Ini jalan dua arah. Renungkan buah Roh di Galatia 5:22—kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kebaikan, kemurahan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Penting bagi kita untuk belajar tentang buah itu di gereja, tetapi tempat kita benar-benar mengembangkan buah itu kemungkinan besar adalah di tempat kerja kita. Sebagai contoh, melakukan pekerjaan kita saat ini dengan segenap kemampuan terbaik kita—bahkan saat kita berharap mendapat pekerjaan lain yang lebih baik—membuat kita mengembangkan kesabaran dan penguasaan diri. Untuk bacaan lebih lanjut, buku After You Believe oleh N.T. Wright [1] dan The Callings oleh Paul Helm [2] mengupas bagaimana pekerjaan sehari-hari berkontribusi pada pertumbuhan rohani.

Gereja memiliki pelayanan penting dalam bimbingan vokasional yang perlu ditemukan kembali. Menurut Alkitab, ini bukan tentang menemukan kepuasan pribadi dalam pekerjaan kita, tetapi lebih tentang menemukan kesempatan-kesempatan untuk melayani dalam pekerjaan kita—menemukan kesempatan untuk melayani Allah dan orang lain melalui pekerjaan kita. Bekerja, dalam perspektif Kristen, adalah tentang melayani, dan gereja-gereja ditantang untuk lebih serius mendukung dan memperlengkapi semua orang Kristen dalam pelayanan melalui kehidupan sehari-hari ini.

Ini menepis anggapan bahwa rohaniwan melakukan pekerjaan Allah, sementara orang awam mendukung rohaniwan dengan memberi persembahan dan menjadi sukarelawan di gereja. Rohaniwan dan para pemimpin gereja memang memiliki peran yang unik, tetapi orang awam yang bekerja di luar gereja pun memiliki peran yang sama pentingnya dalam misi Allah. Orang awam memang mendukung pendeta dan pengerja gereja dengan mempersembahkan uang dan menjadi sukarelawan di gereja, tetapi ini bukanlah cara utama mereka berkontribusi dalam misi Allah. Ini bukan soal mengecilkan peran rohaniwan, tetapi soal memperlengkapi setiap orang untuk melakukan seluruh pekerjaan mereka sebagai pelayanan bagi kerajaan Allah.