Bootstrap

Komunikasi Yang Otentik Memerlukan Kejujuran/Berkata Benar

Artikel / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Authentic communication requires truthtelling

Berkata benar/kejujuran sangat penting untuk terjalinnya komunikasi yang otentik, dan memungkinkan terjadinya interaksi yang tulus di antara manusia. Artinya, jika kebenaran tidak diharapkan, komunikasi tak akan berlangsung lama sebelum akhirnya terputus seluruhnya. Bayangkan seperti apa rasanya hidup dalam masyarakat yang tak seorang pun mengharapkan kebenaran. Bagaimana orang dapat membedakan mana yang benar dan yang salah? Atas dasar apa orang dapat membuat keputusan-keputusan penting jika tidak ada harapan tentang kebenaran? Hidup akan kacau tanpa norma kejujuran.

Ini sebenarnya adalah pandangan ahli filsafat Immanuel Kant, dan prinsip universalisabilitas tentang mengatakan kebenaran (meskipun ia tidak akan mendukung pendapat yang disampaikan di sini bahwa ada pengecualian terhadap norma universal). Kant menganggap prinsip ini sebagai ujian terhadap prinsip moral yang valid, dan memakai kejujuran/berkata benar sebagai salah satu ilustrasi utamanya. Ia menegaskan bahwa untuk dianggap sah, sebuah norma harus bersifat universal—berlaku untuk semua orang. Salah satu ilustrasinya membayangkan apa yang akan terjadi jika tidak ada yang menerima norma tersebut. Ia dengan tepat mengatakan bahwa tanpa norma universal tentang mengatakan kebenaran, dasar komunikasi akan terancam, dan masyarakat yang tidak memiliki norma ini tidak akan berfungsi.[1] Hal ini dikuatkan oleh fakta bahwa hampir semua peradaban memiliki semacam norma yang menganjurkan berkata benar dan melarang kebohongan.[2]